Tekuk Persebaya, Hamka Hamza Bawa Arema Angkat Piala Presiden

Hamka Hamzah pemain terbaik Piala Presiden 2019. kesuksesan Arema FC menjadi juara Piala Presiden 2019 kian lengkap sebab defender mereka yaitu Hamka Hamzah dinobatkan sebagai pemain terbaik. Arema kesudahannya dinobatkan sebagai juara Piala Presiden 2019. Di final tim kehormatan hati Arek Malang ini sukses menjinakkan rival sekotanya Persebaya Surabaya. Di leg kesatu di Surabaya tepatnya di Stadion Gelora Bung Tomo Arema sukses menahan imbang Persebaya dengan skor 2-2. Kemudian di leg kedua di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang Jumat pasukan Singo Edan sukses menang 2-0. Maka Arema juga unggul dengan agregat 4-2. Kemenangan ini menciptakan Arema menjadi kesebelasan kesatu yang dapat memenangkan Piala Presiden sejumlah dua kali.

Kemenangan ini kian terasa lengkap untuk Arema karena Hamka dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Presiden 2019. Penampilan bek berusia 35 tahun ini di lini belakang Arema memang paling apik. Ia tak melulu memberikan rasa aman untuk timnya akan namun ia juga dapat memimpin rekan-rekannya dengan baik. Dengan demikian Hamka mengekor jejak Zulham Zamrun 2015 Adam Alis 2017 dan Marko Simic 2018 yang pernah menyabet penghargaan serupa. Pemilihan Hamka sendiri tidak banyak mengejutkan karena sebelumnya namanya tidak hadir dalam susunan enam kandidat pemain terbaik turnamen ini. Enam kandidat itu ialah Dedik Setiawan, Makan Konate, Ricky Kayame, Hansamu Yama, Manuchekhr Dzhalilov dan Amido Balde.

Tekuk Persebaya 2-0, Hamka Hamza Bawa Arema Angkat Piala Presiden

Arema langsung menggebrak begitu wasit mengawali laga dan belum satu menit laga berlangsung mereka nyaris mencetak gol melewati Kayame. Ia sukses menembus masuk kotak penalti dan mencocor bola dengan kaki kanannya. Bola menerobos salah satu kedua kaki kiper Persebaya tetapi setelah tersebut si kulit bundar dapat dihalau bek Bajul Ijo. Setelah tersebut giliran Persebaya yang mengancam. Mereka langsung merespon dengan tendangan Dzhalilov yang menerpa mistar gawang Arema pada menit kedua.

Tak lama berselang Persebaya pulang mengancam melewati tandukan Irfan Jaya di sisi kiri gawang Arema. Untung bola dapat dihalau oleh Kartika Ajie bola rebound sempat disambar Balde namun dapat diblok lagi oleh kiper 22 tahun tersebut. Setelah tersebut tempo pertandingan menurun Arema berjuang memainkan tempo. Meski demikian benturan keras antar pemain masih sering terjadi. Setelah tersebut Arema dapat menguasai jalannya laga tetapi tak tidak sedikit serangan riskan yang dapat mereka rancang ke gawang Persebaya.

Namun pada kesudahannya satu serangan mereka pada menit ke-43 membuahkan hasil kekeliruan di lini tengah Persebaya menciptakan bola dapat dikuasai oleh Konate. Pemain asal Mali ini lantas memberikan umpan pada Nur Hardianto yang berdiri bebas di lokasi kiri Bajul Ijo. Setelah membawa bola masuk ke kotak penalti dengan tenang ia dapat menjebol gawang sang tamu dengan tendangan kaki kanannya yang keras dan mendatar. 1-0 Gol ini menjadi penutup pertandingan babak kesatu.

Di babak kedua Arema dan Persebaya sama-sama bermain dengan tempo sedang alhasil bola juga lebih tidak sedikit bergulir di lini tengah. Namun Arema mendapat kesempatan emas lebih dahulu pada menit ke-52. Serangan Persebaya patah di tengah lapangan dan bola dikuasai oleh Dedik yang langsung berkolaborasi dengan Konate. Pada kesudahannya eks pemain Persib ini dapat masuk ke kotak penalti. Sayang walau dalam posisi bebas tendangan kerasnya justeru menyamping ke sisi kiri gawang Abdul Rohim. Setelah tersebut Persebaya mengupayakan bermain lebih ofensif tetapi mereka kendala untuk dapat merancang serangan riskan ke dalam kotak penalti Arema.

Pemain Persebaya terus berjuang untuk dapat menekan pertahanan Arema. Di sisi beda Singo Edan bermain dengan nyaman sembari bertahan. Mereka mengupayakan untuk menggali celah di pertahanan Bajul Ijo melewati counter attack. Hal ini membuahkan hasil Pada menit ke-91 Arema akhirnya dapat mencetak gol melewati Kayame. Ia memanfaatkan bola binal setelah Abdul Rohim gagal menyangga tendangan Bawuo dengan sempurna gol ini menjadi penutup laga babak kedua. Arema juga menang 2-0.

Susunan Pemain Kedua Pasukan

  • Arema FC 4-3-3: Kartika Ajie, Alfin Tuasalamony, Hamka, Arthur Cunha, Ahmat Farizi, Hanif, Hendro, Makan Konate, Dedik, Nur Hardianto, Kayame.
  • Pelatih: Milomir Seslij
  • Persebaya Surabaya 4-3-3: Abdul Rohim, Novan Setya, Otavio, Hansamu Yama, Ruben Sanadi, Abu Rizal, M Solikin, Lizio; Irfan Jaya, Amido Balde, Dzhalilov.
  • Pelatih: Djadjang Nurdjaman

Kumpulan Lengkap Peraih Penghargaan Piala Presiden 2019 di samping penghargaan pemain terbaik panitia Piala Presiden 2019 pun memberikan sebanyak penghargaan lain. Mulai dari Pemain Muda Terbaik sampai Suporter Terbaik.

Berikut susunan lengkapnya:

  • Suporter Terbaik: JakMania
  • Wasit Terbaik: Nusur Fadilah
  • Pemain Muda Terbaik: Irfan Jaya
  • Top Skor: Bruno Matos, Ricky Kayame, & Manuchekhr Dzhalilov lima gol
  • Fair Play: Persija Jakarta

Tinggalkan Balasan